Pada 9 April 2026, Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, resmi membuka kegiatan seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Ruang Aula Sutrisno Hadi, Kantor Wali Kota Tanjungbalai. Acara ini menjadi momentum penting, bukan hanya bagi para peserta, tetapi juga bagi masyarakat yang menantikan generasi penerus yang berkualitas.
Pentingnya Seleksi Paskibraka 2026
Seleksi Paskibraka 2026 bukan sekadar mencari individu dengan kemampuan fisik yang unggul. Muhammad Fadly menekankan bahwa proses ini juga bertujuan untuk menemukan siswa-siswa yang memiliki mental yang kuat, integritas tinggi, serta kemampuan kepemimpinan yang mumpuni. Hal ini menunjukkan bahwa Paskibraka lebih dari sekadar pengibaran bendera; mereka adalah simbol harapan dan kemajuan bangsa.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota mengajak para peserta untuk melihat momen ini sebagai titik awal untuk membuktikan diri. “Hari ini bukanlah hari biasa. Kalian berdiri di sini karena ada mimpi besar dalam diri kalian; mimpi untuk mengibarkan Sang Merah Putih, untuk mengharumkan nama Kota Tanjungbalai, serta untuk menjadi bagian dari sejarah yang akan dicatat,” ujarnya dengan penuh semangat.
Proses Pembentukan Karakter Melalui Paskibraka
Menjadi anggota Paskibraka bukan hanya sekadar tugas mengibarkan bendera. Muhammad Fadly menyatakan bahwa proses ini juga melibatkan pembentukan karakter, kedisiplinan, dan rasa tanggung jawab. Kegiatan ini merupakan pelatihan yang mendidik dan mempersiapkan generasi muda untuk menghadapi tantangan di masa depan.
- Pembentukan kedisiplinan
- Pengembangan tanggung jawab
- Peningkatan karakter kepemimpinan
- Persiapan menghadapi tantangan
- Menjadi teladan bagi generasi lainnya
Wakil Wali Kota juga mengingatkan bahwa tidak semua peserta akan terpilih. Hanya mereka yang menunjukkan ketahanan, kedisiplinan, dan semangat juang yang tinggi yang akan berhasil. “Menjadi Paskibraka bukan sekadar tentang penampilan, melainkan tentang pengabdian, kehormatan, dan tanggung jawab kepada bangsa dan negara,” tegasnya.
Amanah untuk Tim Seleksi dan Pelatih
Dalam kesempatan tersebut, Fadly juga menyerahkan amanah kepada panitia dan tim pelatih yang terlibat dalam seleksi. Ia berpesan agar mereka menjalankan tugas dengan jujur, objektif, dan penuh tanggung jawab. “Pilihlah peserta yang tidak hanya kuat fisiknya, tetapi juga memiliki karakter dan integritas yang kokoh,” ungkapnya, menekankan pentingnya keadilan dalam proses seleksi.
Di akhir sambutannya, Wakil Wali Kota meminta kepada seluruh peserta untuk mempersiapkan diri dengan baik. “Di luar sana, banyak yang ingin berada di posisi kalian saat ini. Buktikan bahwa kalian adalah generasi yang tangguh, disiplin, dan tidak mudah mengeluh,” pungkasnya, memberikan semangat kepada para peserta.
Profil Peserta Seleksi
Berdasarkan data yang diperoleh, sebanyak 259 peserta mendaftar untuk mengikuti seleksi Paskibraka Kota Tanjungbalai 2026. Dari jumlah tersebut, 118 peserta adalah laki-laki dan 141 peserta adalah perempuan. Setelah proses administrasi, hanya 143 peserta yang memenuhi syarat untuk mengikuti ujian seleksi.
- Total pendaftar: 259 orang
- Laki-laki: 118 orang
- Perempuan: 141 orang
- Peserta yang lolos administrasi: 143 orang
- Peserta terpilih: 45 orang (25 laki-laki dan 20 perempuan)
Dari 45 peserta yang terpilih, dua di antaranya akan mewakili Kota Tanjungbalai ke tingkat provinsi Sumatera Utara sebagai Paskibraka Provinsi Sumut 2026. Ini adalah kesempatan yang sangat berharga bagi mereka untuk menunjukkan kebolehan dan dedikasi di tingkat yang lebih tinggi.
Jadwal Seleksi Paskibraka 2026
Seleksi Paskibraka akan dilaksanakan dari tanggal 6 hingga 16 April 2026. Rangkaian kegiatan ini akan diakhiri dengan pembukaan Pusdiklat yang direncanakan pada 30 Juli, diikuti dengan pengukuhan pada 14 Agustus 2026. Proses ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya siap secara fisik tetapi juga mental dan moral.
Dengan adanya program seleksi ini, diharapkan Tanjungbalai dapat melahirkan pemuda-pemudi yang tidak hanya mampu mengibarkan bendera, tetapi juga menjadi pemimpin masa depan yang berintegritas dan penuh tanggung jawab.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Wadanki Brimob Kompo 3 Batalion B Polda Sumut Erwin Yulianto, Kaban Kesbangpol Edwarsyah, serta beberapa unsur akademisi dan tim seleksi kesehatan. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap program ini, yang bertujuan mencetak generasi yang berkualitas.
Dalam konteks ini, seleksi Paskibraka 2026 menjadi lebih dari sekadar kegiatan tahunan. Ia merupakan langkah strategis dalam membangun karakter generasi muda, menciptakan pemimpin masa depan, serta menanamkan rasa cinta dan tanggung jawab terhadap bangsa dan negara. Mari kita dukung bersama upaya ini untuk menghasilkan Paskibraka yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki integritas dan jiwa kepemimpinan yang tinggi.
