Wisuda Tahfiz di MTsN 7 Solok menjadi momen bersejarah dengan kehadiran Wakil Bupati Solok, H. Candra, SHI, pada Senin, 13 April. Acara ini bukan hanya sekadar seremonial, melainkan merupakan pengakuan terhadap pencapaian siswa yang telah menempuh perjalanan menghafal Al-Qur’an. Bersama Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Solok, Dr. H. Zulkifli, S.Ag, MM, kehadiran pejabat daerah ini membawa nuansa baru dalam pelaksanaan wisuda tahfiz yang selalu dinantikan oleh siswa dan orang tua.
Pencapaian Siswa Wisuda Tahfiz MTsN 7 Solok
Wisuda tahfiz MTsN 7 Solok merupakan bagian dari program tahunan ekstrakurikuler yang bertujuan untuk membekali siswa dengan kemampuan menghafal Al-Qur’an. Tahun ini, sebanyak 30 siswa berpartisipasi dalam acara wisuda, di mana mereka telah berhasil mencapai target minimal satu juz. Acara tersebut diawali dengan pawai yang melibatkan para wisudawan, diiringi dengan tradisi Jujuang Dulang yang dilakukan oleh wali murid, menciptakan suasana penuh kegembiraan.
Apresiasi dari Kepala Madrasah
Kepala Madrasah, Dra. Ifa Yetriani, menyampaikan sambutannya dengan penuh rasa syukur. Ia mengungkapkan terima kasih kepada Wakil Bupati Solok, H. Candra, atas kehadirannya yang merupakan dukungan moril bagi pendidikan, khususnya pendidikan keagamaan di daerah tersebut. Menurutnya, kehadiran orang nomor dua di Kabupaten Solok ini memberikan suntikan motivasi yang sangat dibutuhkan oleh warga madrasah dan masyarakat setempat.
Dalam laporannya, Ifa mengungkapkan prestasi menonjol dari para siswa. Di antara 30 wisudawan, Lutfhia Qarirah mencatatkan hafalan tertinggi dengan enam juz. Selain itu, ada dua siswa yang berhasil menghafal lima juz, tiga siswa empat juz, enam siswa dua juz, sementara yang lainnya mencapai satu juz. Semua pencapaian ini merupakan hasil bimbingan dari guru tahfiz, Afrizal, S.Ag dan Nasrita, S.H.I, yang telah berkomitmen mendidik para siswa dengan sepenuh hati.
Pentingnya Wisuda Sebagai Langkah Awal
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Solok, dalam sambutannya, menekankan bahwa wisuda tahfiz ini bukanlah akhir dari proses belajar. Ia mengingatkan kepada para wisudawan bahwa perjalanan untuk memahami dan mengamalkan Al-Qur’an masih panjang dan harus dilanjutkan. Ini adalah tahap awal yang harus diikuti dengan mendalami ilmu Al-Qur’an agar dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Implementasi Kemenag Berdampak
Lebih lanjut, Kakan Kemenag menegaskan bahwa pelaksanaan wisuda tahfiz ini merupakan wujud nyata dari prinsip Kemenag Berdampak, yang bertujuan untuk menciptakan pendidikan yang unggul, ramah, dan terintegrasi. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama di daerah.
Pernyataan Wakil Bupati Solok
Wakil Bupati Solok, H. Candra, SHI, mengungkapkan kebanggaannya melihat para santri saat memasangkan mahkota kepada orang tua mereka. Menurutnya, mahkota tersebut adalah simbol penghormatan kepada orang tua. Ia berpesan agar siswa terus mendalami ilmu dan mengamalkan isi Al-Qur’an, sehingga di akhirat kelak mereka dapat mempersembahkan mahkota yang sesungguhnya kepada orang tua mereka, sebagai bukti ketaatan dan dedikasi mereka.
Harapan untuk Masa Depan
Wabup Candra juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada pengasuh tahfiz dan guru-guru di MTsN 7 Solok. Ia berharap agar jumlah siswa yang menghafal Al-Qur’an dan tingkat hafalannya terus meningkat di masa mendatang. Dukungan dan perhatian dari pemerintah daerah sangat penting dalam menciptakan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga kaya akan nilai-nilai agama.
Pementasan dan Talenta Siswa
Selain wisuda, acara tersebut juga dimeriahkan dengan penampilan nasyid yang dibawakan oleh OSIM siswa MTsN 7 Solok. Penampilan ini mendapat sambutan hangat dari Wakil Bupati, yang menganggap ini sebagai bukti bahwa anak-anak memiliki bakat positif yang luar biasa. Ia menekankan pentingnya mengembangkan bakat tersebut sebagai modal untuk masa depan mereka.
Partisipasi dan Kehadiran yang Meriah
Acara wisuda tahfiz ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Kasi Pendidikan Madrasah Kantor Kemenag Kabupaten Solok, Camat X Koto Diatas, Kepala KUA X Koto Diatas, Idramis, Wali Nagari Tanjung Balik, serta undangan lainnya. Kehadiran para tokoh masyarakat dan pejabat daerah menunjukkan perhatian yang besar terhadap pendidikan agama di wilayah tersebut.
Wisuda tahfiz di MTsN 7 Solok ini merupakan langkah penting dalam mencetak generasi penerus yang tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan tetapi juga memiliki kemampuan spiritual yang kuat. Dengan dukungan dari pemerintah dan masyarakat, diharapkan kegiatan seperti ini dapat terus berlangsung dan memberikan dampak positif bagi pendidikan keagamaan di Kabupaten Solok.
