
Liga 4 Sumut 2025/26 telah resmi dimulai dengan dua pertandingan menarik di Stadion Mini Unimed pada Jumat, 27 Maret 2026. Kompetisi ini tidak hanya menyajikan aksi menarik di lapangan, tetapi juga menunjukkan betapa ketatnya persaingan di Grup C. Dalam laga perdana ini, Payabakung United dan Satria Muda FC bermain imbang 1-1, sementara Muspika FC dan Tanjungbalai United juga berbagi poin dengan skor 2-2. Hasil ini menciptakan atmosfer kompetitif yang menjanjikan sepanjang musim.
Ringkasan Pertandingan Pertama
Hasil imbang yang diperoleh empat tim di pekan pertama liga ini menunjukkan bahwa setiap pertandingan akan berlangsung sengit. Salah satu pertandingan yang menyita perhatian adalah duel antara Muspika FC dan Tanjungbalai United. Di menit ke-15, Tanjungbalai United berhasil memecah kebuntuan melalui gol yang dicetak oleh Muhammad Reza, memberikan mereka keunggulan awal yang berharga.
Respon Agresif dari Muspika FC
Menanggapi gol tersebut, Muspika FC meningkatkan intensitas permainannya. Pada menit ke-30, mereka mendapat peluang emas ketika terjadi pelanggaran di kotak penalti Tanjungbalai United. Robert Simatupang yang dipercaya sebagai eksekutor penalti tidak menyia-nyiakan kesempatan ini dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Skor tersebut bertahan hingga babak pertama usai, menciptakan ketegangan yang tinggi di antara pendukung kedua tim.
Babak Kedua yang Mempesona
Memasuki babak kedua, kedua tim terus memainkan strategi menyerang. Muspika FC memanfaatkan momentum dan berhasil mencetak gol kedua mereka pada menit ke-55 melalui sepakan Ilham Arifin Piliang. Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Hanya satu menit setelahnya, Tanjungbalai United kembali menyamakan skor berkat aksi brilian Reza, yang mencetak gol keduanya dalam pertandingan ini.
Peluang Emas yang Terlewatkan
Di sisa waktu, kedua tim saling menciptakan peluang berbahaya. Rifki dari Tanjungbalai United beberapa kali mengancam gawang Muspika FC, namun upayanya berhasil digagalkan oleh kiper Farhan. Di sisi lain, Robert Simatupang juga memiliki kesempatan untuk mencetak gol, tetapi belum beruntung. Pertandingan ini ditutup dengan tensi tinggi, di mana beberapa insiden kecil terjadi antara pemain setelah peluit panjang berbunyi.
Analisis Pelatih Muspika FC
Pelatih Muspika FC, Argubi, memberikan tanggapannya mengenai hasil imbang ini. Ia menilai bahwa permainan kedua tim berlangsung seimbang dan penuh emosi. “Pertandingan ini cukup berimbang, dengan intensitas tinggi dari para pemain. Beberapa keputusan wasit mungkin tidak tepat, tetapi kami harus menerima hasil ini,” ungkap Argubi. Ia juga menyatakan bahwa timnya perlu melakukan evaluasi untuk meningkatkan performa di pertandingan berikutnya.
Persiapan untuk Pertandingan Selanjutnya
Dalam laga selanjutnya, Muspika FC akan berhadapan dengan Pelita Medan Soccer pada Minggu, 29 Maret 2026. Argubi menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh untuk mengatasi kelemahan yang ada. “Kami tidak memiliki target spesifik di liga ini. Jika bisa lolos dari fase grup, itu sudah cukup baik bagi kami,” tuturnya optimis.
Persiapan Tanjungbalai United
Sementara itu, pelatih Tanjungbalai United, Taufik Sirait, juga memberikan pandangannya mengenai laga perdana ini. Menurutnya, setiap pertandingan awal selalu membawa tantangan tersendiri. Timnya perlu beradaptasi dengan kondisi lapangan serta atmosfer pertandingan yang kompetitif.
Motivasi Tinggi dan Target Tim
“Pertandingan pertama selalu sulit. Kami melakukan persiapan sebelum bulan puasa, dan anak-anak bermain dengan semangat yang luar biasa. Meski ada beberapa kekurangan yang harus kami perbaiki, saya yakin kami bisa meraih hasil lebih baik di laga-laga berikutnya,” jelas Taufik. Setelah sempat tertinggal 1-2, ia merasakan motivasi tinggi dari pemain untuk meraih poin penuh. Tahun lalu, Tanjungbalai United berhasil mencapai enam besar, dan Taufik optimis dapat mengulangi pencapaian tersebut.
Duet Menarik di Lini Serang Tanjungbalai United
Di pertandingan selanjutnya, Tanjungbalai United akan menghadapi Payabakung United, yang juga meraih hasil imbang melawan Satria Muda. Tanjungbalai United mengandalkan duet Sanzai Hutajulu dan Rosicky Davassa yang tampil agresif. Pada menit ke-23, Rosicky berhasil membuka keunggulan bagi Payabakung United. Namun, Satria Muda baru mampu menyamakan kedudukan lewat gol Fadli Imansyah pada menit ke-72.
Statistik Pertandingan
- Gol Muspika FC: Robert Simatupang (30′), Ilham Arifin Piliang (55′)
- Gol Tanjungbalai United: Muhammad Reza (15′, 56′)
- Hasil Payabakung United vs Satria Muda: 1-1
- Kesempatan Emas: Rifki (Tanjungbalai), Robert Simatupang (Muspika)
- Pelatih Tanjungbalai: Taufik Sirait
Dengan hasil-hasil ini, Liga 4 Sumut semakin menarik untuk diikuti. Setiap tim menunjukkan potensi dan semangat juang yang tinggi, menjanjikan banyak kejutan di pertandingan-pertandingan mendatang. Semua mata kini tertuju pada laga-laga berikutnya, di mana strategi dan performa tim-tim ini akan diuji lebih jauh dalam kompetisi yang semakin ketat ini.

